Berita sepakbola

Warrington Wolves ke Semifinal Super League, Hull KR Tersingkir

Warrington Wolves memastikan langkah mereka ke semifinal Super League setelah menaklukkan juara bertahan Hull KR dengan skor 35-12 pada laga eliminator di Halliwell Jones Stadium. Kemenangan ini menjadi momen pembalasan sekaligus titik balik bagi Warrington Wolves, yang pada musim sebelumnya justru gagal menembus babak play-off sama sekali. Matty Ashton tampil sebagai pahlawan lewat hat-trick, sementara Peta Hiku dari kubu Hull KR diusir keluar lapangan karena kartu merah, sebuah insiden yang kemudian mengubah total arah pertandingan.

Bagi Warrington, hasil ini terasa sangat berarti karena ini adalah kali pertama mereka kembali ke empat besar sejak 2024. Mereka kini bersiap menghadapi Leeds Rhinos pada Jumat, 25 September, dengan kick-off pukul 20.00 waktu setempat yang bisa disaksikan langsung melalui Sky Sports. Di sisi lain, kekalahan tersebut menandai berakhirnya masa kepelatihan Willie Peters di Hull KR, sosok yang membawa klub itu meraih gelar Super League pertamanya pada musim 2025.

Kemenangan 35-12 atas Hull KR Antarkan Warrington Wolves ke Semifinal Super League

Warrington menuntaskan pertandingan dengan enam try, sementara Hull KR hanya mampu membalas dua kali. Ben Currie membuka rekening poin, Matty Ashton menyumbang tiga try, Albert Hopoate ikut mencatatkan namanya di papan skor, dan Toby King menutup pesta gol di menit-menit akhir. Ewan Irwin menjadi eksekutor yang rapi dengan konversi serta tendangan penalti, sementara George Williams melengkapi kemenangan lewat satu drop goal di penghujung laga.

Hull KR sendiri tidak tampil tanpa perlawanan. Mereka sempat memperkecil kedudukan melalui try sensasional Joe Burgess yang dibangun dari kerja sama Jack Broadbent dan Arthur Mourgue, lalu kembali mendekat lewat try Dean Hadley. Sayangnya, kedua try tersebut pada akhirnya hanya berfungsi sebagai penghibur, karena Warrington selalu punya jawaban setiap kali tekanan datang.

Yang membuat laga ini terasa istimewa adalah kombinasi antara kualitas serangan Warrington dan disiplin mereka dalam memanfaatkan keunggulan jumlah pemain. Setelah Hull KR kehilangan satu pemain, Warrington tidak membuang kesempatan itu dan justru mempercepat tempo permainan. Hasilnya, jarak skor melebar secara konsisten hingga peluit panjang berbunyi.

Kronologi Laga: Keunggulan Tipis Warrington di Babak Pertama

Warrington membuka keunggulan lebih cepat dari yang mungkin diperkirakan banyak orang. George Williams mengirim tendangan grubber cerdik yang tidak dikuasai dengan sempurna oleh pertahanan Hull KR, dan Ben Currie sigap memungut bola untuk menyelesaikan try di bawah mistar. Irwin menambahkan konversi, membuat tuan rumah unggul 6-0 di hadapan Halliwell Jones Stadium yang terisi penuh.

Indisipliner dari kubu Hull KR kembali berbuah poin. Sebuah pelanggaran offside membuat Irwin menendang penalti, dan dalam waktu kurang dari 15 menit Warrington sudah memimpin delapan angka. Dua penyelesaian spektakuler dari Ashton dan Burgess sempat membuat penonton berdiri, namun keduanya dianulir karena kedua pemain sayap itu gagal menurunkan bola sebelum terdorong keluar lapangan.

Empat menit sebelum jeda, Hull KR akhirnya membuka jalan lewat serangan sepanjang lapangan. Jack Broadbent melepas umpan kepada Arthur Mourgue, yang memakai stepnya untuk melewati 70 meter sebelum menyerahkan bola kepada Joe Burgess untuk diselesaikan. Mourgue menambahkan konversi, dan selisih skor kembali menyusut menjadi hanya dua poin.

Ketatnya pertandingan tidak bertahan lama. Menjelang peluit jeda, Kelepi Tanginoa menerobos pertahanan dan melepas bola kepada Ashton, yang memanfaatkan kecepatannya untuk mencetak try ke-100 sepanjang kariernya di Super League. Tendangan konversi Irwin membentur tiang, sehingga Warrington menutup 40 menit pertama dengan keunggulan 12-6.

Kartu Merah Peta Hiku dan Momentum yang Berpihak ke Tuan Rumah

Titik krusial pertandingan datang tiga menit setelah babak kedua dimulai. Peta Hiku dianggap melakukan pukulan terhadap George Williams dan langsung diganjar kartu merah. Meski tidak ada kekuatan berlebih dalam insiden tersebut, tangannya tetap mengenai wajah kapten Warrington, dan Hull KR harus bermain dengan 12 pemain untuk sisa pertandingan.

Warrington segera memanfaatkan situasi itu. Bola diedarkan ke sisi sayap dan Ashton menuntaskan try keduanya dari posisi yang terlihat seperti umpan ke depan, tetapi tetap disahkan wasit. Keunggulan tuan rumah berubah menjadi 16-6 saat pertandingan masih menyisakan 35 menit.

Meski kalah jumlah pemain, Hull KR menolak menyerah. Pada menit ke-53, sebuah serangan balik yang dipimpin Burgess berakhir dengan Hadley yang menerobos dari jarak dekat. Mourgue mengonversi, skor menjadi 16-12, dan pertandingan kembali terbuka lebar.

Ketegangan di kandang Warrington sempat mencapai puncaknya, tetapi mereda saat pertandingan menyisakan seperempat waktu. James Bentley melakukan intersepsi besar, dan Ashton melanjutkan aksi itu dengan memungut bola dari play the ball lalu berlari jauh untuk mencetak hat-trick-nya. Try tersebut terasa seperti pukulan penentu, terlebih Hopoate kemudian menambah try lewat lompatan indah di sudut lapangan dan Irwin memastikan keunggulan 16 angka lewat konversi.

Sebagai pelengkap, Williams melepaskan tendangan satu angka dan King berjalan menembus pertahanan ketika laga tinggal menyisakan satu menit. Irwin menutup semuanya, mengunci kemenangan 35-12 sekaligus tiket ke semifinal.

Akhir Era Willie Peters di Hull KR

Kekalahan ini menutup babak penting dalam sejarah Hull KR. Willie Peters meninggalkan jabatan pelatih kepala dengan warisan besar, terutama kesuksesan bersejarah pada musim 2025 ketika ia mengantarkan klub menjuarai Super League untuk pertama kalinya. Pencapaian itu membuat kepergiannya terasa lebih emosional, baik bagi para pemain maupun pendukung yang hadir di tribun tamu.

Dukungan itu terlihat nyata setelah peluit panjang. Dari sisi pendukung Hull KR, terdengar tepuk tangan panjang untuk pelatih yang akan pergi beserta fondasi tim yang telah ia bangun selama ini. Ini menunjukkan bahwa meski musim berakhir lebih cepat, penghormatan terhadap proses yang telah berjalan tetap diberikan.

Sementara itu, di sisi lapangan, Burgess merayakan kemenangan bersama keluarganya. Ia masih mengejar sesuatu yang sama monumental bagi Warrington, klub yang kini berada dua langkah lagi dari partai puncak.

Jadwal Semifinal Super League dan Peluang Warrington

Dengan hasil ini, babak semifinal Super League sudah menanti. Berikut rangkaian laga yang akan menentukan siapa saja yang berhak melangkah ke Grand Final:

Menariknya, slot empat besar kini dihuni oleh perpaduan tim yang punya cerita berbeda. Wakefield Trinity baru pertama kali menembus semifinal sepanjang sejarah mereka setelah mengalahkan Leigh, sementara Warrington kembali ke posisi yang sudah lama tidak mereka rasakan. Leeds dan Wigan, di sisi lain, tetap menjadi kekuatan yang konsisten di kompetisi ini.

Seluruh rangkaian play-off Super League berlangsung langsung di Sky Sports hingga Grand Final yang dijadwalkan digelar di Old Trafford pada 3 Oktober. Artinya, Warrington hanya butuh satu kemenangan lagi untuk bermain di partai puncak, sesuatu yang akan sangat berarti setelah musim 2025 yang harus mereka lewati tanpa sepak bola play-off.

Penutup

Kemenangan 35-12 atas Hull KR membawa Warrington Wolves kembali ke semifinal Super League untuk pertama kalinya sejak 2024, dengan Matty Ashton sebagai tokoh sentral lewat hat-trick-nya. Kartu merah Peta Hiku menjadi titik balik yang membuat tuan rumah memegang kendali penuh, sementara Hull KR harus menerima kenyataan pahit bahwa musim mereka berakhir bersamaan dengan berakhirnya masa kepelatihan Willie Peters.

Kini perhatian beralih ke pertemuan melawan Leeds Rhinos pada 25 September. Jika Warrington mampu mempertahankan ketajaman serangan dan disiplin seperti yang mereka tunjukkan di Halliwell Jones Stadium, jalan menuju Old Trafford bukan lagi sekadar harapan.

Exit mobile version