Manchester City dikabarkan segera menjual Savinho dan Omar Marmoush ke Tottenham Hotspur pada bursa transfer musim panas ini. Kedua pemain disebut akan ditebus dengan total gabungan sekitar £160 juta, dengan rincian £85 juta untuk Savinho dan £75 juta untuk Marmoush. Langkah ini menjadi salah satu cerita transfer terbesar jika kedua pemain benar-benar mendarat di London Utara.
Kabar ini semakin menarik karena Enzo Maresca mengungkapkan bahwa Savinho sudah meminta hengkang sejak hari pertama, sementara Marmoush justru tidak pernah mengajukan permintaan serupa. Meski begitu, keduanya sama-sama kesulitan menjadi pilihan utama di bawah asuhan Pep Guardiola. Tottenham pun dikabarkan berada di posisi terdepan untuk mengamankan jasa keduanya.

Fakta Kesepakatan: Savinho dan Marmoush ke Tottenham
Savinho dan Marmoush ke Tottenham menjadi sorotan utama karena nilai transfernya yang sangat besar. Savinho bergabung dengan City Football Group pada musim panas 2022 dengan biaya €40 juta atau sekitar £30,8 juta. Saat itu, ia lebih dulu bergabung dengan Troyes sebelum akhirnya menjalani masa peminjaman di PSV dan Girona.
Jika Savinho benar-benar terjual dengan harga £85 juta, pemilik Manchester City bisa meraih keuntungan hampir £55 juta dari pemain berusia 22 tahun tersebut. Sementara itu, Omar Marmoush dibeli dari Eintracht Frankfurt pada Januari 2025 dengan biaya sekitar £59 juta. Sejak kedatangannya, pemain asal Mesir itu jarang menjadi starter karena harus bersaing dengan Erling Haaland di lini depan.
Permintaan Pindah yang Sudah Terbaca Sejak Awal
Enzo Maresca memberikan keterangan menarik soal sikap kedua pemain. Ia menyebut Savinho sudah meminta hengkang sejak hari pertama, sementara Marmoush tidak pernah melayangkan permintaan serupa. Menurut Maresca, ketika seorang pemain sudah bulat ingin pergi, akan sulit bagi klub untuk mengubah keputusannya.
“Savio sejak hari pertama meminta pergi dan Omar tidak meminta pergi sejak hari pertama,” kata Maresca. “Sangat jelas bahwa ketika pemain mengatakan ingin pergi, apa pun alasannya, maka sulit untuk meyakinkan mereka mengubah pikiran. Ini pernah terjadi dengan Rodri ke Barcelona, dan hal yang sama kini terjadi dengan Savinho. Sejak hari pertama dia bilang ingin pergi. Sekarang kami menunggu.”
Perjalanan Savinho dan Peran Guardiola
Perjalanan Savinho di Manchester City tidak berjalan mulus sejak awal. Setelah bergabung dengan City Football Group pada musim panas 2022, ia sempat berada di Troyes dan menjalani masa peminjaman di PSV serta Girona. Dua tahun lalu, ia akhirnya bergabung dengan Manchester City, tetapi gagal mengamankan tempat reguler di tim utama.
Dengan kehadiran pemain-pemain seperti Erling Haaland dan kompetisi ketat di lini serang, Savinho lebih sering menjadi pelengkap daripada pilihan utama. Guardiola dikenal jarang merotasi pemain di posisi kunci ketika tim dalam performa terbaik. Karena itu, kepindahan ke Tottenham bisa menjadi kesempatan bagi pemain berusia 22 tahun itu untuk mendapatkan menit bermain yang lebih banyak.
Investasi Tottenham di Bursa Musim Panas
Jika kedua transfer ini benar-benar tuntas, Tottenham akan menggelontorkan dana besar untuk membangun skuad asuhan Roberto De Zerbi. Total belanja Spurs pada bursa musim panas ini diprediksi menembus £387 juta. Angka tersebut sudah termasuk pembelian Sandro Tonali, Mateus Fernandes, dan Jan Paul van Hencke.
Rincian belanja Tottenham sejauh ini adalah sebagai berikut:
- Sandro Tonali: £100 juta
- Mateus Fernandes: £85 juta
- Jan Paul van Hencke: £52 juta
Dengan tambahan biaya untuk Savinho dan Marmoush, Spurs jelas tidak main-main dalam mendukung rencana De Zerbi. Total investasi sebesar £387 juta menunjukkan ambisi klub untuk bersaing di level tertinggi. Namun, keberhasilan proyek ini tetap bergantung pada adaptasi para pemain anyar di lapangan.
Dampak Transfer Ini bagi Manchester City
Bagi Manchester City, penjualan ini memberikan keuntungan finansial yang signifikan. Savinho didatangkan dengan biaya sekitar £30,8 juta dan berpotensi dijual dengan harga £85 juta, sehingga menghasilkan profit hampir £55 juta. Sementara itu, Marmoush yang dibeli seharga £59 juta akan dijual dengan £75 juta, memberi surplus sekitar £16 juta bagi klub.
Meski Marmoush tidak meminta hengkang, City tetap terbuka terhadap tawaran yang menguntungkan. Hal ini wajar mengingat pemain asal Mesir itu bukan starter reguler dan harus bersaing dengan Haaland. Dari sisi Tottenham, kedatangan dua pemain ini memperkuat opsi serangan mereka sekaligus menambah kedalaman skuad.
Kesimpulan
Transfer Savinho dan Marmoush ke Tottenham masih menunggu proses finalisasi, tetapi arahnya sudah jelas. Savinho ingin pergi sejak awal, sementara Marmoush tidak pernah meminta hengkang meski ia juga tidak menjadi starter reguler. Dengan total nilai mencapai £160 juta, kesepakatan ini berpotensi menjadi salah satu yang paling menarik di bursa transfer musim panas.
Bagi Tottenham, langkah ini menunjukkan keseriusan mereka membangun tim di bawah Roberto De Zerbi. Bagi Manchester City, dana segar dari penjualan ini bisa digunakan untuk meremajakan skuad. Semua mata kini tertuju pada resminya pengumuman kedua pemain.