Babak Gugur Piala Dunia 2026: Siapa yang Akan Melaju?
Piala Dunia 2026 telah memasuki fase knockout yang menegangkan. Dari 48 tim yang bertanding di babak grup, kini hanya tersisa 32 kontestan yang siap berjuang menuju final di MetLife Stadium, New York, pada 19 Juli. Prediksi Piala Dunia 2026 menjadi topik hangat, terutama setelah kejutan demi kejutan terjadi di babak penyisihan. BBC Sport menghadirkan analisis dari Chris Sutton dan kecerdasan buatan (AI) untuk meramal hasil setiap laga babak 32 besar.
Babak pertama knockout menyajikan duel-duel menarik, termasuk Inggris menghadapi DR Kongo dan juara bertahan Argentina bertemu Kapten Verde, tim kejutan yang berhasil lolos dari grup. Namun, kejutan terbesar justru datang dari Ekuador yang mengalahkan Jerman, sesuatu yang hanya diprediksi oleh 597 dari lebih dari 56.000 pengguna BBC. Chris Sutton dan AI juga keliru pada pertandingan itu, meskipun secara keseluruhan mereka berhasil menebak 15 dari 24 laga pada set pertandingan terakhir grup.
Kinerja prediksi sejauh ini menunjukkan para pengguna BBC unggul dengan 67% tebakan benar, dibandingkan Chris Sutton (57%) dan AI (60%). Artikel ini akan mengupas tuntas prediksi Piala Dunia 2026 untuk setiap pertandingan babak 32 besar, lengkap dengan pandangan Sutton dan simulasi AI.

Pertandingan Babak 32 Besar: Minggu, 28 Juni
Afrika Selatan vs Kanada – Los Angeles, 20:00 BST
Afrika Selatan mengejutkan banyak pihak dengan finis kedua di Grup A. Chris Sutton mengakui keterkejutannya melihat tim ini melaju ke fase gugur. Menurutnya, keberhasilan Afrika Selatan lebih karena lawan yang meremehkan mereka, bukan karena kekuatan sendiri. Sebaliknya, Kanada di bawah asuhan Jesse Marsch menunjukkan intensitas permainan yang tinggi. Pelatih yang kerap mendapat kritik karena sikapnya ini berhasil membawa timnya tampil solid. Sutton memprediksi Kanada akan menang 0-3, sementara AI meramal 1-2.
Senin, 29 Juni
Brasil vs Jepang – Houston, 18:00 BST
Sutton akan menjadi komentator di pertandingan ini dan yakin akan terjadi kejutan. Jepang pernah mengalahkan Brasil di laga persahabatan Oktober lalu, dan Sutton melihat pola yang sama akan terulang. Ia menilai lini tengah Brasil lemah dan tidak mampu menghadapi serangan cepat Jepang. Meskipun Brasil punya pelatih hebat Carlo Ancelotti, Sutton memprediksi Jepang menang 1-2. AI justru memihak Brasil dengan skor 2-1.
Jerman vs Paraguay – Boston, 21:30 BST
Jerman turun dengan kekuatan penuh setelah Julian Nagelsmann merotasi pemain di laga terakhir grup. Paraguay diprediksi akan bermain bertahan rapat. Sutton memperkirakan Jerman akan menembus pertahanan lawan dan menang 2-1, sementara AI meramal kemenangan telak 3-0.
Selasa, 30 Juni
Belanda vs Maroko – Monterrey, 02:00 BST
Pertandingan ini menarik karena pemenangnya akan menghadapi Afrika Selatan atau Kanada di babak berikutnya. Belanda tampil solid di grup dengan pertahanan kuat dan daya gedor memadai. Namun, Maroko memiliki kualitas merata di semua lini. Sutton memilih Maroko menang 1-3, sedangkan AI mendukung 1-2.
Pantai Gading vs Norwegia – Dallas, 18:00 BST
Erling Haaland mengejar Sepatu Emas dan menjadi ancaman utama. Pantai Gading juga memiliki daya serang berbahaya. Sutton memprediksi laga berakhir 2-2 dan Norwegia menang adu penalti, sementara AI membalikkan prediksi: Pantai Gading yang menang adu penalti.
Prancis vs Swedia – New York, 22:00 BST
Swedia cenderung bertahan rapat, tetapi Prancis memiliki daya gedor yang luar biasa. Sutton percaya tidak ada yang bisa menghentikan Prancis saat ini, dan meramal kemenangan 4-0. AI lebih realistis dengan skor 2-0.
Rabu, 1 Juli
Meksiko vs Ekuador – Mexico City, 02:00 BST
Meksiko mendapat dukungan penuh fans di kandang, namun Ekuador sudah terbiasa dengan ketinggian. Setelah mengalahkan Jerman, kepercayaan diri Ekuador meningkat. Meski demikian, Sutton yakin faktor kebersamaan dan semangat Meksiko akan membawa mereka menang 1-0. AI memprediksi Ekuador menang setelah perpanjangan waktu 1-2.
Inggris vs DR Kongo – Atlanta, 17:00 BST
DR Kongo dikenal dengan pertahanan rapat dan serangan balik cepat. Mereka hanya menguasai bola kurang dari 30% di dua laga pertama, namun berhasil menahan Portugal. Pelatih Sebastian Desabre kemungkinan akan kembali ke formasi lima bek. Sutton mengingatkan Thomas Tuchel agar tidak meremehkan lawan, namun tetap memprediksi Inggris menang 2-1. AI meramal 3-1 untuk Inggris.
Belgia vs Senegal – Seattle, 21:00 BST
Belgia tampil kurang meyakinkan di grup yang relatif lemah. Sebaliknya, Senegal meski kalah dari Prancis dan Norwegia, menunjukkan perlawanan sengit. Sutton mendukung Senegal menang 1-3, sementara AI memilih Belgia 2-1.
Kamis, 2 Juli
Amerika Serikat vs Bosnia-Herzegovina – San Francisco, 01:00 BST
AS sudah memastikan juara grup meski kalah dari Turki. Christian Pulisic mungkin tidak 100% fit, tetapi Sutton yakin skuad utama Mauricio Pochettino akan meremehkan Bosnia. Prediksinya 3-0, sementara AI 2-0.
Spanyol vs Austria – Los Angeles, 20:00 BST
Spanyol belum tampil maksimal, namun memiliki banyak talenta seperti Lamine Yamal dan Mikel Oyarzabal. Austria yang agresif di bawah Ralf Rangnick akan mencoba pressing tinggi, tapi Spanyol diperkirakan akan mengelabui mereka. Sutton memprediksi 3-1, AI 2-0.
Jumat, 3 Juli
Portugal vs Kroasia – Toronto, 00:00 BST
Cristiano Ronaldo yang berusia 41 tahun masih menjadi starter tetap, sesuatu yang dikritik Sutton. Menurutnya, Portugal seperti tertahan dengan kehadiran Ronaldo. Kroasia juga sudah menua. Pertandingan ketat, Sutton memilih Portugal 1-0, AI 2-1.
Swiss vs Aljazair – Vancouver, 04:00 BST
Aljazair bangkit dua kali melawan Austria untuk lolos, tetapi Swiss belum pernah memenangkan laga knockout Piala Dunia dalam delapan percobaan. Sutton yakin rekor itu akan berakhir, dengan kemenangan Swiss 2-0. AI meramal 2-1.
Austria vs Mesir – Dallas, 19:00 BST
Kedua tim suka bertahan dan serangan balik. Mohamed Salah mungkin tidak mencetak gol. Sutton memprediksi 0-0 dan Mesir menang adu penalti, sementara AI memilih 2-1 untuk Austria.
Argentina vs Kapten Verde – Miami, 23:00 BST
Kapten Verde adalah cerita indah Piala Dunia ini, dengan pertahanan tangguh yang mampu membungkam Spanyol. Namun, Argentina adalah tim paling cerdik dan Lionel Messi kemungkinan besar akan menjadi penentu. Sutton meramal 2-0, AI 4-0.
Sabtu, 4 Juli
Kolombia vs Ghana – Kansas City, 02:30 BST
Kolombia tampil impresif dengan kerja keras dan serangan mematikan. Ghana akan mencoba meniru strategi menahan Inggris, namun Sutton yakin Kolombia terlalu kuat dan menang 2-0. AI memprediksi 1-0.
Kesimpulan
Babak 32 besar Piala Dunia 2026 menjanjikan laga-laga seru dan kejutan. Prediksi Piala Dunia 2026 dari Chris Sutton dan AI memberikan gambaran menarik, namun hasil akhir tetap di tangan para pemain di lapangan. Siapa yang akan melangkah ke babak 16 besar? Ikuti terus perkembangan turnamen dan bandingkan dengan tebakanmu sendiri di BBC Predictor!